Monday, 28 December 2015

MAKALAH TENTANG ORGANISASI AMNESTY INTERNASIONAL

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Organisasi Internasional merupakan suatu pola kerja sama yang melintasi batas-batas negara, dengan didasari struktur organisasi yang jelas dan lengkap serta diharapkan atau diproyeksikan untuk berlangsung serta melaksanakan fungsinya secara berkesinambungan dan melembaga guna mengusahakan tercapainya tujuan-tujuan yang diperlukan serta disepakati bersama, baik antara pemerintah dengan pemerintah maupun antara sesame kelompok non pemerintah pada negara yang berbeda. Organisasi internasional adalah subjek hukum internasional bukan negara. Khususnya, karena organisasi internasional pada umumnya merupakan gabungan keanggotaan masayarakat internasional.
Karena memiliki keanggotaan terbuka yang berasal dari seluruh lapisan masyarakat internasional, maka sangat penting untuk memperhatikan bagaimana kedudukan kedaulatan jika dipandang dengan kacamata organisasi internasional. Satu hal yang perlu diingat, yakni organisasi internasional tidak memiliki kedaulatan supranasional atau dengan kata lain organisasi internasional, meskipun berada dalam ruang lingkup internasional, tapi negara tetap memiliki kedaulatan yang tidak bisa diganggu gugat.

1.2 Rumusan masalah

1.       Apa yang dimaksud Organisasi Amnesty Internasional ?
2.       Bagaimana terbentuknya Organisasi Amnesty Internasional ?
3.       Apakah keistimewaan Amnesty Internasional sebagai organisasi?
4.       Bagaimana struktur organisasi dari Amnesty Internasional ?
5.       Bagaimana keadaan sekarang dari Organisasi bidang HAM  ?
6.       Apa landasan hukum dari Organisasi Amnesty Internasional  ?

1.3 Tujuan Masalah

Makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat diantaranya sebagai berikut :
1. Bagi pengembangan ilmu pengetahuan, diharapkan makalah ini dapat menambah khasanah dinamika keilmuan apa itu Organisasi Amnesty Internasional.
2. Makalah ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak-pihak yang membutuhkan informasi mengenai Organisasi Amnesty Internasional.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1   Pengertian Organisasi Amnesty Internasional

Amnesty Internasional adalah salah satu organisasi internasional non pemerintah di dunia yang bergerak dalam bidang kemanusiaan untuk berkampanye guna mengusahakan agar tercapainya rasa saling menghargai dan menghormati antar sesama manusia. Amnesty Internasional mempercayai bahwa pelanggaran akan hak asasi manusia yang terjadi di belahan bumi manapun merupakan perhatian utama bagi seluruh umat manusia tanpa terkecuali. Jadi, dengan harapan untuk dunia yang lebih baik, Amnesty Internasional akan terus bekerja untuk membangkitkan semangat umat manusia sehingga membentuk silidaritas internasional antarsesama umat manusia di dunia.
Misi Amnesty Internasional adalah untuk meneliti dan mengadakan sedemikian rupa gerak untuk memperjuangkan segala tindakan yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan. Misi ini kemudian dibantu dengan pola kerja sama Amnesty Internasional yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat sperti pemerintah, elit politik, perusahaan, dan organisasi-organisasi pemerintah internasional.
Amnesty Internasional bekerja dengan dan untuk seluruh umat manusia di dunia dengan tujuan agar setiap umat manusia dapat merasakan implementasi dari keadilan hak asasi manusia yang secara jelas terdapat di Deklarasi Universal HAM. Amnesty internasional secara intensif melakukan penelitian dan kampanye atas kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi di seluruh pelosok dunia. Hasil dari penelitian dan kampanye ini kemudian diharapkan dapat mempengaruhi pemerintah dan pihak-pihak lain yang terkait kuat secara politik dalam menetapkan sebuah kebijakan politis untuk masyarakat yang bersangkutan. Secara singkat, Amnesty internasional bekerja baik secara global maupun local dimanapun dan bagi siapapun untuk perubahan ke dunia yang lebih baik.
Beberapa kerja Amnesty internasional dalam penegakan Hak Asasi Manusia dapat dilihat misalnya pada kasus kekerasan terhadap perempuan, penegakan hukum dan martabat bagi mereka yang terjebak dalam bencana, menghapuskan hukuman mati, melawan siksaan terselubung dalam keadilan yang represif, Perlindungan hukum bagi para pengungsi dan migrant, dan pengadaan hukum internasional tentang senjata api.

2.2   Sejarah Amnesty Internasional
Amnesty International dirintis tahun 1961 oleh Peter Benenson, seorang pengacara Inggris yang meluncurkan “Amnesty ’61”, sebuah kampanye yang membela dua mahasiswa Portugis yang dipenjara karena melakukan tos politik menggunakan gelas anggur. Benenson menulis pembelaan yang dicetak di koran-koran di seluruh dunia. Sebagai hasil dari kampanye, pada bulan Juli tahun 1961, delegasi dari berbagai negara bertemu dan memulai Amnesty International.Delegasi ini sepakat untuk “mengadopsi” tahanan politik dari negara-negara lain dan melobi untuk pembebasan mereka atas dasar kemanusiaan.
Pada tanggal 10 Desember, lilin untuk amnesti dinyalakan di St Martins di Field, London, untuk memperingati Hari Hak Asasi Manusia.Selanjutnya, Amnesty International mengirimkan misi ke seluruh dunia untuk bertemu dengan tahanan politik dan mencapai kesepakatan pembebasan bagi 140 orang tahanan pada tahun 1963. Organisasi ini segera tumbuh pesat dengan banyak pengacara dan pejabat publik menyumbangkan waktu dan tenaga atas nama Amnesty International.Pada tahun 1965, Amnesty International memulai Postcards for Prisoners Campaign, yang dilakukan dengan mengirimkan kartu pos berisi dukungan untuk tahanan politik di seluruh dunia. Amnesty International terbukti menjadi organisasi yang kuat dan efektif serta berhasil melepaskan lebih banyak tahanan politik setiap tahun termasuk banyak tokoh-tokoh terkemuka. Sebagai ungkapan rasa terima kasih, orang-orang yang dibebaskan ini turut mengkampanyekan penentangan terhadap pelanggaran hak asasi manusia terutama yang dialami para tahanan politik.Amnesty International diakui oleh PBB pada tahun 1969 sebagai sebuah organisasi HAM penting.
Pada tahun 1974, Sean McBride, Ketua Komite Eksekutif Internasional menerima Hadiah Nobel Perdamaian. Pada tahun yang sama, Amnesty International mengeluarkan daftar orang-orang yang “menghilang” di bawah diktator Chile, Agusto Pinochet. Mendampingi daftar adalah suatu paparan kondisi politik dan sosial di Chile.Pada tahun 1977, Amnesty International sebagai organisasi menerima lagi Hadiah Nobel sebagai pengakuan atas kontribusinya terhadap hak asasi manusia global. Amnesty International terus aktif memperjuangkan hak asasi manusia, meluncurkan kampanye pendidikan, dan mengekspos pelanggaran hak asasi manusia di seluruh dunia. Ribuan tahanan politik telah dibebaskan karena upaya Amnesty International yang percaya pada hak-hak dasar yang ditetapkan oleh PBB dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.
Anggota-anggota organisasi direkrut dibeberapa negara didunia pada waktu itu untuk mengadakan observasi mengenai kondisi pelanggaran HAM yang terjadi, seperti di Jerman Barat, Belgia, Swiss, Belanda, Norwegia, Swedia, Irlandia, Kanada, Ceylon, Yunani, Australia, AS, Selandia Baru, Ghana, Israel, Meksiko, Argentina, Jamaika, Malaya, Kongo, Ethiopia, Nigeria, Burma dan India. Sehingga dapat dikatakan bahwa Amnesty merupakan organisasi yang terdiri dari kelompok-kelompok otonom kecil yang bergabung bersama dengan badan-badan pemerintahan yang lebih besar, sehingga menjelaskan struktur birokrasi Amnesti cukup kompleks.

2.3   Keistimewaan Amnesty Internasional Sebagai Organisasi
Ada beberapa keistimewaan yang dimiliki Amnesty Internasional sebagai organisasi internasional, diantaranya:
1.   Tidak terikat oleh pemerintahan manapun, ideology politik manapun, kepentingan ekonomi manapun, dan kepercayaan manapun.
2.         Demokrasi dan memeliki struktur organisasi tersendiri yang mandiri.
3.       Pendanaan organisasi berasal dari sumbangan anggota secara sukarela dan tidak dibiayai oleh instansi manapun di dunia internasional.
Amnesty internasional menggerakkan setiap anggotanya untuk beraksi memberikan tekanan bagi pemerintahan  terkait, elit politik terkait, perusahaan, dan badan-badan antar pemerintah yang memiliki pengaruh jika kebijakan tentang kasus pelanggaran HAM diregulasikan. Beberapa gerak nyatanya seperti:
Ø  Publikasi dan promosi mengenai penelitian yang akan dilakukan pihak Amnesty Internasional
Ø  Demonstrasi public
Ø  Anggota organisasi yang terus berjaga-jaga
Ø  Kampanye tulisan
Ø  Pengadaan pendidikan tentang hak asasi manusia
Ø  Pembangunan kesadaran dini masyarakat akan HAM
Ø  Lobby langsung
Ø  Menarik hati target
Ø  Email petisi dan segala bentuk kampanye via internet
Ø  Bekerja sama dengan organisasi kampanye HAM local
Ø  Aktivitas-aktivitas komunitas
Ø  Bekerja sama dengan kelompok-kelompok siswa/pelajar


2.4  Struktur Organisasi Amnesty Internasional

Amnesty Internasional mempunyai struktur-struktur sebagai berikut :
1)      International Executive Committee
2)      Secretary General
3)      International Secretary Director

1.    International Executive Committee
The International Executive Committee (IEC) terdiri dari sembilan orang, yang kesemuanya merupakan anggota dari Amnesty Internasional. Mereka dipilih menempati jabatan tersebut oleh the biennial International Council Meeting (ICM). Anggota dari IEC diganti setiap empat tahun sekali, dengan setengah dari anggota mengadakan pemilihan ulang pada setiap ICM. Setiap anggota bisa mengajukan diri menjadi anggota IEC dengan syarat memenuhi dua dari syarat-syarat yang ditetapkan. Anggota IEC tidak boleh mencakup lebih dari satu anggota dari setiap Amnesty International dari tingkatan badan nasional yang sama atau lebih dari satu anggota Amnesty International dari negara manapun, negara bagian atau wilayah di mana tidak ada badan Amnesti Internasional.
Pada tahun 2009, IEC memutuskan untuk bersama-sama memilih salah satu anggota tambahan untuk membantu anggota IEC MKI sampai 2011, sesuai dengan Statuta Amnesti Internasional. IEC mengadakan pertemuan setidaknya dua kali selama satu tahun dan dalam prakteknya memenuhi setidaknya empat kali setahun. Peran IEC adalah memberikan bimbingan dan kepemimpinan untuk gerakan Amnesty International di seluruh dunia. Fungsi-fungsi utamanya ditetapkan oleh undang-undang dan termasuk untuk:
1.    memastikan gerakan sesuai dengan undang-undang Amnesti Internasional
2.    memastikan pelaksanaan Amnesti Internasional Rencana Strategis Terpadu
3.    memastikan pengelolaan keuangan yang sehat Amnesty International di tingkat internasional
4.    memberikan persetujuan untuk pembentukan bagian, struktur dan badan-badan lainnya
5.    memegang bagian, struktur dan badan-badan lain Amnesty Internasional di tingakatan nasional atas fungsi mereka dengan memberikan laporan kepada Rapat Dewan Internasional
6.    mengambil keputusan atas nama internasional Amnesty International
7.    memastikan pengembangan sumber daya manusia
IEC juga menunjuk dan mengarahkan seorang Sekretaris Jenderal yang bertanggung jawab dalam tugas harian pelaksanaan gerakan internasional Selain itu, seorang Sekretaris Jenderal juga bertindak sebagai juru bicara utama organisasi, penasihat politik utama, dan sebagai kepala kerja eksekutif di tingkatan badan internasional.. Pada setiap Dewan Eksekutif Internasional, IEC di setiap perwakilan wilayah menyediakan rekening rinci dari pekerjaan yang telah dilakukan dan membuat rekomendasi kepada Dewan Internasinal mengenai hal-hal yang mempengaruhi arah masa depan Amnesty Internasional. Saat ini sendiri anggota dari IEC yaitu:
1.    Bernard Sintobin, International Bendahara. Seorang insinyur sipil Belgia.
2.    Christine Pamp, yang berasal dari Swedia, adalah seorang konsultan wiraswasta di bidang komunikasi, teknologi media, dan pelatihan kepemimpinan.
3.    Euntae Pergilah, dari Korea Selatan, adalah seorang profesor Urban Design dan Perencanaan di Departemen Desain Arsitektur, Universitas Joongbu.
4.    Rivas Guadalupe, adalah warga negara Meksiko. Dia lulus dari Sekolah Teknik Universitas Nasional di México, di mana ia saat ini bekerja sebagai Project Coordinator.
5.    Julio Torales, yang berasal dari Paraguay, adalah Medical Doctor bekerja sebagai Kepala Departemen Hak Asasi Manusia dan sebagai Senior Dosen / Reader dalam Neurokimia University.
6.    Louis Mendy, adalah seorang profesor Sastra Amerika Universitas Dakar, Senegal.
7.    Peter Pack, menjadi anggota IEC pada Agustus 2007 dan terpilih sebagai ketua IEC pada September 2007. Dia berasal dari Inggris dan adalah seorang guru.
8.    Pietro Antonioli, yang berasal dari Italia, adalah seorang ahli fisika partikel dasar yang bekerja di Bologna sebagai peneliti untuk Italian Institute for Nuclear Physics.
9.    Tjalling J. S. Tiemstra, seorang nasionalis Belanda, lulus sebagai Chartered Accountant dan memiliki gelar master di bidang Administrasi Bisnis.

2.    Secretary General
Sekretaris Jenderal adalah pemimpin gerakan dan CEO Sekretariat Internasional, yang melakukan sebagian besar penelitian dan bekerja untuk kampanye. Dia adalah kepala juru bicara Amnesti International dan kepala penasihat politik gerakan IEC, dia memberikan peran kepemimpinan dan motivasi untuk anggota Amnesty International dan seluruh dunia serta bertanggung jawab atas kepemimpinan dan pengelolaan suara Sekretariat Internasional. Sekretaris Jenderal ini dipilih oleh IEC. Saat ini posisi Secretary General diduduki oleh Irene Khan. Sekretaris Jenderal ini kemudian memimpin sebuah Sekretariat Internasional.

3.    International Secretary Director
International Secretary Director ini bekerja erat dengan para direktur dan wakil direktur Sekretariat Internasional. Bersama-sama mereka memberikan arahan strategis, pengelolaan operasional dan dukungan langsung ke staf Sekretariat Internasional dan relawan. Staf dan relawan serta orang-orang dari Amnesty International cabang nasional adalah sumber daya yang paling penting Amnesty International dalam bekerja untuk mempertahankan dan mempromosikan hak asasi manusia secara global.

2.5   Keadaan Sekarang dari Organisasi Bidang Hak Asasi Internasional

Di era modern seperti saat ini, banyak organisasi internasional bermunculan yang mempunyai tujuan tertentu dan dalam aspek tertentu. Salah satu jenis dari organisasi internasional adalah International Non Government Organization (INGO). Ada beberapa INGO yang  bergerak dalam lingkup Hak Asasi Manusia. Aspek spesifik dari INGO yang bergerak dibidang hak asasi manusia adalah  berkaitan dengan permasalahan tentang pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang kemudian dilanjutkan dengan perlindungan hak asasi manusia.
Seperti yang kita ketahui bahwa masalah yang berkaitan dengan hak asasi manusia merupakan masalah yang cukup serius dan telah terjadi di beberapa negara. Kasus mengenai hal ini mendapat perhatian khusus dari kalangan masyarakat luas ini yang menganggap permasalahan ini masih sering terjadi dan penyelesaiannya belum bisa dikatakan berhasil. Oleh karena itu, munculah beberapa INGO yang bergerak dibidang hak asasi manusia, salah satunya adalah Amnesty International.
 Adanya demo dari masyarakat dunia dalam suatu negara yang memprotes adanya tindak pelanggaran hak asasi manusia, membuat organisasi ini bergerak lebih maju dibidang hak asasi manusia dimana para anggota yang bergabung dalam Amnesty International dijadikan landasan utama dalam upaya ini. Amnesty International mengangkat isu-isu hak asasi manusia, kampanye, demontrasi dan melakukan lobi langsung kepada masyarakat dengan kekuasaan pengaruhnya.
Adanya gabungan anggota dalam Amnesty International adalah untuk memobilisasi tekanan publik dan menunjukkan solidaritas internasional dalam melindungi hak asasi manusia dan menuntut hak apabila terjadi suatu pelanggaran hak asasi manusia di suatu negara. Amnesty International mempunyai visi yaitu agar setiap manusia dapat menikmati hak masing-masing. Hak ini telah diabadikan dalam Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia dan standar hak asasi manusia internasional. Sedangkan misi dari Amnesty International adalah untuk melakukan penelitian tentang pelanggaran hak asasi manusia yang kemudian dari hasil penelitian tersebut dapat dihasilkan sebuah tindakan untuk mencegah dan mengakhiri tindakan pelanggaran hak asasi manusia dan juga menuntut keadilan bagi mereka yang haknya telah dilanggar.
Amnesty International juga merupakan organisasi yang paling aktif dibidang hak asasi manusia dan memiliki banyak anggota serta pendukung diberbagai negara. Oleh karena itu, dalam paper ini kelompok kami akan mengulas lebih dalam tentang Amnesty International mulai dari peran sampai dengan pengaruhnya dalam bidang hak asasi manusia (HAM) terkait kasus pelanggaran HAM di Papua.

2.6   Landasan Hukum Organisasi Amnesty Internasional

Landasan gerak Amnesty Internasional sebagai organisasi internasional yang bergerak dalam bidang Hak Asasi Manusia adalah Deklarasi Universal HAM yang juga dipahami dalam PBB. Secagai organisasi formal, Amnesty Internasional juga memiliki konstitusi dasar yang menjadi landasan gerak organisasinya, yakni Statuta of Amnesty Internasional.

BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.
1.      Amnesty Internasional adalah salah satu organisasi internasional non pemerintah di dunia yang bergerak dalam bidang kemanusiaan untuk berkampanye guna mengusahakan agar tercapainya rasa saling menghargai dan menghormati antar sesama manusia.
2.      Amnesty Internasional dirintis tahun 1961 oleh Peter Benenson, seorang pengacara Inggris yang meluncurkan “Amnesty ’61”, sebuah kampanye yang membela dua mahasiswa Portugis yang dipenjara karena melakukan tos politik menggunakan gelas anggur.Pegadaian tentunya memiliki kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan keuangan
3.      Ada beberapa keistimewaan yang dimiliki Amnesty Internasional sebagai organisasi internasional.
4.      Amnesty Internasional mempunyai struktur dari International Executive Committee, Secretary General dan International Secretary Director
5.      Di era modern seperti saat ini, banyak organisasi internasional bermunculan yang mempunyai tujuan tertentu dan dalam aspek tertentu. Salah satu jenis dari organisasi internasional adalah International Non Government Organization (INGO).
6.      Organisasi Amnesty Internasional mempunyai landasan gerak organisasinya, yakni Statuta of Amnesty Internasional.

DAFTAR PUSTAKA
1.      Buku

Teuku May Rudy, 2005, Administrasi & Organisasi Internasional, Refika Aditama : Bandung – hal.3

2.      Media Elektronik

a.Statute Amnesty International, http://www.amnesty.org
b.https://petikdua.wordpress.com/2009/11/09/amnesty-international-harapan-penegakan-ham-di-dunia/

Friday, 29 May 2015

PENGALAMAN TRIK HIPNOTIS YANG BERHASIL


CARA HIPNOTIS SECARA BENAR

Definisi : Hipnotis adalah salah satu cabang magic yang digunakan untuk bermain dengan alam bawah sadar manusia. Setelah seseorang memasuki alam bawah sadarnya, kita bisa menanamkan sugesti tertentu dalam pikiran mereka, dan membuat mereka melakukan hal-hal yang kita perintahkan.
Perlu Diketahui :
- Hipnotis (terutama “extreme hypnotist” seperti yang sering dilakukan Romi Rafael) hanya akan berhasil apabila sang objek (sukarelawan) bersedia dihipnotis.
- Alam pikiran manusia dibagi menjadi dua, yaitu alam sadar (conscious mind) dan alam bawah sadar (unconscious mind). Tujuan hipnotis adalah membuat sang sukarelawan berada di alam bawah sadar mereka. Keadaan setelah sang sukarelawan melakukan berbagai macam hal dalam pengaruh alam bawah sadar disebut “trans”.
Prosedur :
1.      Percaya Diri
Sebelum melakukan hipnotis, anda harus benar-benar yakin dan percaya bahwa anda mampu menghipnotis orang lain. Yakinkan diri anda bahwa anda adalah seorang ahli hipnotis yang hebat. Tanpa rasa percaya diri, hipnotis yang anda lakukan pasti gagal.
2.      Ritme
Sesuaikan ritme suara anda dengan kecepatan nafas sang sukarelawan. Hal ini bisa dilakukan dengan memperhatikan gerakan rongga diafragma saat sang sukarelawan bernafas. Saat yang paling tepat untuk menggiring sang sukarelawan memasuki alam bawah sadar mereka adalah saat mereka sedan menghembuskan nafas (seperti yang sering dilakukan oleh Romi Rafael).
Biasanya, jika hipnotis berjalan dengan sukses, tempo dan ritme nafas sang sukarelawan menjadi lebih lambat. Saat itu, perlambatlah tempo dan ritme bicara anda sesuai dengan ritme nafas sang sukarelawan.
3.      Nada Suara
Ada dua macam nada suara yang dapat digunakan dalam hipnotis.
a.       Nada Suara Monoton
Metode ini sering dipakai oleh Romi Rafael. Nada suara monoton adalah nada suara yang datar dan cenderung sama dari awal sampai akhir, dengan penggunaan kata yang terus-menerus diulang. Tujuan menggunakan nada suara monoton adalah agar alam sadar sang sukarelawan merasa bosan, sehingga ia lebih mudah memasuki alam bawah sadarnya.
b.      Nada Suara Bergelombang
Nada suara yang dipakai adalah nada suara naik-turun, lemah-keras, rendah-tinggi. Pelaku hipnotis mula-mula akan berbicara dengan nada rendah, kemudian semakin meninggi hingga membawa sang sukarelawan ke dalam keadaan “trans”.
Silakan pilih salah satu nada suara yang sesuai dengan kepribadian anda. Pilihlah yang paling nyaman dan enak saat anda mengucapkannya.
4.      Membawa sang sukarelawan memasuki alam bawah sadar
Pertama, perintahkan sang sukarelawan untuk melakukan suatu rutinitas, misalkan “Berhitunglah dari 1 sampai 10, tiap-tiap hitungan akan membuat anda memasuki alam bawah sadar anda”.
Atau “Tarik nafas dalam-dalam…dan hembuskan”.
Atau tanyakan “Siapakah nama anda?”
Di tengah-tengah proses itu, jabat tangannya, tatap matanya, dan lakukan sesuatu yang mengejutkan sehingga ia dengan cepat memasuki alam bawah sadarnya. Sesuatu yang mengejutkan itu antara lain
-. Menyentakkan jabatan tangan
-. Mengangkat pergelangan tangannya ke atas
-. Menjentikkan jari anda ke dahi sukarelawan
Ingat, saat melakukan hal-hal tersebut, tetap pertahankan kontak mata dengan sang sukarelawan. Setelah itu, buat sang sukarelawan melakukan hal-hal yang anda perintahkan dengan kalimat hipnotis.
5.      Kalimat Hipnotis
Kalimat-kalimat hipnotis harus diucapkan dengan lancar, tanpa kata-kata seperti “eee…”, “mmm..”, “eh…”, dan sebagainya. Kalimat hipnotis biasanya adalah kalimat perintah bernada sugestif, singkat, padat, dan diucapkan berulang-ulang.
Contoh kalimat hipnotis :
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah……
Membuat diri anda merasa nyaman…..
Duduklah di kursi dengan kedua tangan di atas paha….
Setelah anda merasa nyaman…….
Fokuskan pandangan mata anda ke satu titik…..
betul……
Arahkan pandangan mata anda ke titik ini…….
Mata anda akan semakin berat……
Semakin berat…..
Dan anda akan tertidur……
(……..) menandakan anda harus memberikan jeda sebelum menuju ke kalimat selanjutnya.
Anda sekarang berada di tepi pantai yang indah…
Sangat indah….
Dan akan menjadi lebih indah……
Anda akan melihat ombak dan buih….
Angin sepoi-sepoi…
Pohon kelapa yang teduh…..
Rasakan semuanya…..
Rasakan dengan seluruh panca indra anda…..
Masuklah ke dalam air…..
Rasakan dinginnya….
Gunakan kedua tangan anda untuk berenang melewati lautan….
dsb….dsb….
Untuk menyadarkan kembali sang sukarelawan, anda bisa menggunakan kalimat berikut :
Anda akan melihat sebuah perahu….
Yang siap membawa anda meninggalkan pantai ini…
Tapi anda akan tahu….
Segala memori indah tentang pantai ini akan tetap ada dalam pikiran anda….
Ketenangannya….
Keteduhannya…
Jadi….Naiklah ke perahu tersebut…….
Dan anda akan menemukan suatu pesan tertulis di perahu itu…
Mulailah berhitung dari 1 sampai 10…..
Dan tiap hitungan aakan membawa anda meninggalkan alam bawah sadar…
Dan kembali ke alam sadar….dst…dst…
Yang perlu diingat, tempo, ritme, nada, dan volume saat mengucapkan kalimat hipnotis harus konsisten.


MAKALAH TENTANG SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW

SEJARAH MENGENAI NABI MUHAMMAD SAW


NABI MUHAMMAD
Nabi dan rasul terakhir yang diutus oleh Allah Swt. adalah Nabi Muhammad s.a.w. (Q.33:40). Ia dipilih menjadi nabi dan rasul pada usia 40 tahun. Ia menyampaikan risalah kenabian kepada kaumnya selama 22 tahun 2 bulan dan 22 hari. Muhammad dilahirkan di Mekah. Kakeknya, Abdul Muttalib, menamainya Muhammad (orang terpuji), sebuah nama yang belum pernah digunakan dan dikenal sebelumnya. Ketika lahir, Muhammad telah menjadi anak yatim. Ayahnya, Abdullah, wafat sebelum ia lahir. Ketika berusia 6 tahun, Muhammad sudah menjadi yatim piatu. Ibunya, Aminah binti Wahab, meninggal dunia dalam perjalanan pulang dari Yatsrib, setelah berziarah ke kuburan suaminya. Kemudian, Muhammad diasuh oleh Abdul Muttalib. Sebelum Muhammad berusia 8 tahun, kakeknya wafat. Pamannya, Abi Talib, lalu mengambil alih tanggung jawab mengasuh Muhammad.

TANDA KENABIAN
Sejak bayi, tanda- tanda kenabian telah tampak pada diri Muhammad. Pada usia 5 bulan ia sudah bisa berjalan, dan pada usia 9 bulan sudah pandai berbicara. Pada usia 2 tahun, ia sudah bisa dilepas bersama anak- anak Halimah binti Abi Dua'ib, ibu susunya, untuk menggembala kambing. Pada usia inilah ia didatangi oleh dua malaikat. Mereka membuka baju Muhammad, membelah dadanya dan menyiramkan air ke dalamnya untuk mencuci hatinya agar senantiasa bersih. Kemudian mereka menutup dada Muhammad kembali tanpa bekas ataupun luka.

TAHUN GAJAH
Ada suatu peristiwa yang mendahului kelahiran Muhammad. Peristiwa itu menjadi pertanda bahwa Allah Swt. melindungi agama yang akan dibawa Muhammad. Tahun terjadinya peristiwa itu disebut Tahun Gajah, karena pada tahun itu pasukan gajah yang dipimpin Abrahah, penguasa Habasyah (kini Ethiopia), menyerbu kota Mekah untuk menghancurkan Ka'bah. Abrahah ingin mengambil alih peranan kota Mekah dengan Ka'bahnya sebagai pusat perekonomian dan peribadatan bangsa Arab. Sebelumnya, Abrahah sudah membangun al- Qulles, sebuah rumah ibadah megah di Yaman, sebagai pengganti Ka'bah.

BUHAIRAH
Pada usia 12 tahun, Muhammad mengikuti kafilah pamannya ke Suriah. Sepanjang perjalanan di gurun, mereka dinaungi awan sehingga tidak kepanasan. Di Busra, kafilah ini bertemu dengan seorang pendeta Kristen bernama Buhairah yang meyakini bahwa Muhammad adalah calon nabi yang ditunjuk Allah Swt.

AL-AMIN
 Muhammad tumbuh menjadi seorang pemuda yang jujur dan berbudi pekerti luhur. Melalui Hilful-Fudul dan kegiatannya membantu pamannya berdagang, nama Muhammad makin terkenal sebagai seorang yang terpercaya. Karena kejujurannya, ia mendapat gelar al- Amin, yang berarti orang yang terpercaya. Para pemimpin Mekah juga pernah mempercayai Muhammad untuk menyelesaikan perselisihan mereka, dengan memimpin peletakan Hajar Aswad, saat perbaikan Ka'bah yang rusak akibat banjir.

HILFUL-FUDUL
 Pada usia 15 tahun, saat terjadi Perang Fijar antara suku Kuraisy dan suku Hawazin, Muhammad membantu mempersiapkan anak panah untuk paman- pamannya yang hendak berperang. Akibat perang ini, para pemimpin beberapa suku Kuraisy mengadakan rapat untuk menetapkan aturan perlindungan untuk mencegah kelaliman terhadap penduduk kota maupun pendatang asing. Mereka sepakat membuat sebuah organisasi bernama Hilful-Fudul (persekutuan kebajikan). Lembaga ini bertugas membantu orang miskin dan teraniaya. Muhammad ikut dalam lembaga ini saat berusia 20 tahun. Di lembaga ini, sifat kepemimpinannya mulai tampak.

KHADIJAH
 Pada usia 25 tahun Muhammad menikah dengan Khadijah binti Khuwailid yang berusia 40 tahun. Khadijah adalah seorang pengusaha yang mempercayai Muhammad untuk menjajakan dagangannya ke Suriah. Karena kejujuran Muhammad, Khadijah menaruh hati padanya dan menikahinya. Pasangan Khadijah- Muhammad dikaruniai 2 putra (Qasim serta Abdullah) dan 4 putri (Zainab, Rukayyah, Ummu Kalsum, dan Fatimah). Khadijah adalah wanita pertama yang masuk Islam. Ia meninggal pada usia 65 tahun, setelah 25 tahun menikah dengan Muhammad.

UMMUL MUKMININ
 1. Khadijah binti Khuwailid
 2. Saudah binti Zam'ah
 3. Aisyah binti Abu Bakar as-Siddiq
 4. Zainab binti Huzaimah
 5. Juwairiyah binti Haris
 6. Sofiyah binti Hay
 7. Hindun binti Abi Umaiyah
 8. Ramlah binti Abu Sufyan
 9. Hafsah binti Umar bin Khattab
 10. Zainab binti Jahsyi
 11. Maimunah binti Haris

RIWAYAT MUHAMMAD
 Kisah Muhammad sangat banyak disebut dalam Al- Qur'an. Nama Muhammad disebut 4 kali dan dijadikan salah satu nama surat ke-47, yang diambil dari perkataan Muhammad pada ayat ke-2. Adapun nama Ahmad disebut sekali. Riwayat Muhammad diketahui melalui penuturan para sahabat dan ditulis oleh banyak ahli dari berbagai disiplin ilmu. Oleh Michael H. Hart, penulis buku Seratus Tokoh yang paling Berpengaruh dalam Sejarah, Muhammad ditempatkan pada urutan pertama orang yang berpengaruh dalam sejarah manusia.

WAHYU PERTAMA
 Menjelang usia 40 tahun, Muhammad sering menyendiri dan bertafakur di Gua Hira. Gua ini terletak di Bukit Hira, sekitar 6 km di sebelah timur laut kota Mekah. Tingginya 155 cm dan bisa memuat 4 orang. Di gua ini Muhammad beribadah sepanjang Ramadan. Di gua ini pula Muhammad menerima wahyu pertamanya pada tanggal 17 Ramadan 12 SH/6 Agustus 610 M. Malaikat Jibril menemui dan menyuruhnya membaca wahyu Allah (Q.96:1-5).
DAKWAH
 Ada dua tahap dakwah yang dilakukan Muhammad. Pertama, dakwah secara diam-diam selama 3 tahun. Keluarga dan sahabat Nabi yang masuk Islam pada tahap ini antara lain Khadijah, Abu Bakar as-Siddiq, dan Ali bin Abi Talib. Kedua, dakwah secara terang-terangan, yang dilakukan Nabi setelah turun perintah Allah (Q.15:94). Dakwah ini berlangsung hingga Nabi wafat. Banyak sahabat yang memeluk Islam pada masa ini, antara lain Umar bin Khattab dan Usman bin Affan.

AKSI MENENTANG DAKWAH
 Kaum musyrik Kuraisy tak mampu menghentikan dakwah Muhammad. Berbagai cara mereka lakukan, tapi hasilnya tetap nihil. Mereka lalu mengutus 10 orang untuk menemui Abi Talib dan meminta agar ia mau membujuk keponakannya berhenti berdakwah. Namun Muhammad menolak permintaan tersebut. Melihat keteguhan hati Muhammad, Abi Talib akhirnya mendukung keputusan keponakannya itu dan berjanji untuk selalu melindunginya dari ancaman orang Kuraisy.

TAHUN DUKA CITA
 Muhammad benar-benar sedih ketika Abi Talib yang menjadi pelindung utamanya wafat pada bulan Ramadan 2 SH, dalam usia 87 tahun. Belum hilang kesedihannya, Khadijah, istrinya yang ia cintai dan selalu mendampinginya dalam perjuangan, juga meninggal dunia. Muhammad sangat sedih dengan wafatnya kedua orang yang menjadi pembela risalahnya itu. Karena itu, tahun ke- 10 kenabian ini disebut 'Am al-Huzn (tahun duka cita).

ISRA MIKRAJ
 Pada tahun ke-10 kenabian, terjadi peristiwa Isra Mikraj. Allah Swt. memperjalankan Nabi Saw. pada malam hari (Isra) dari Masjidilharam di Mekah ke Masjidilaksa di Yerusalem, kemudian membawanya naik (mikraj) ke langit agar bisa menyaksikan kekuasaan Allah Swt. (Q.17:1). Dalam kesempatan mi'raj itulah Nabi menerima perintah dari Allah Swt. berupa kewajiban menjalankan salat lima waktu.

TA'IF
 Gangguan kaum Kuraisy terhadap Muhammad semakin menjadi-jadi setelah paman dan istrinya wafat. Pada bulan Syawal tahun ke-10 kenabian, Muhammad pergi ke luar kota Mekah menuju Ta'if (65 km sebelah tenggara Mekah) bersama anak angkatnya, Zaid bin Harisah, untuk menyebarkan dakwah. Selama sepuluh hari, Nabi Saw. menemui para pemuka Bani Saqif. Namun kehadiran Nabi di sana ditolak oleh mereka.

IKRAR AQABAH
 Suatu saat Nabi bertemu dengan enam orang suku Aus dan Khazraj dari Yatsrib. Nabi menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan agama Islam. Mereka pun lalu menyatakan masuk Islam di hadapan Nabi. Setelah pulang ke Yatsrib, mereka memberitahukan hal tersebut kepada penduduk lainnya. Pada musim haji berikutnya, datanglah delegasi suku Aus dan Khazraj menemui Nabi di Aqabah. Mereka menyatakan ikrar kesetiaan kepada Nabi, yang kemudian dikenal dengan Ikrar Aqabah. Mereka juga meminta agar Nabi bersedia pindah ke Yatsrib untuk menghindari gangguan orang Kuraisy. Mereka berjanji akan membela Nabi dari segala ancaman.

RENCANA MEMBUNUH NABI
 Sebelum hijrah ke Yatsrib, kaum Kuraisy berencana membunuh Nabi. Tapi rencana jahat itu ketahuan sebelum terlaksana. Ketika mereka mengepung rumah Nabi, mereka hanya menemukan Ali bin Abi Talib di tempat tidur Nabi, sementara Nabi dan Abu Bakar sudah pergi. Ketika kaum Kuraisy mengejar, Nabi dan Abu Bakar bersembunyi di Gua Sur. Setelah aman barulah mereka melanjutkan perjalanan ke Yatsrib.

HIJRAH KE MADINAH
Dua belas tahun sudah Nabi berdakwah, tapi kaum Kuraisy tetap belum mau menerima risalah kenabiannya. Maka Nabi hijrah ke Yatsrib. Setelah Nabi hijrah, kota Yatsrib kemudian dikenal dengan sebutan Madinah an-Nabi (kota Nabi) atau Madinah al- Munawwarah (kota yang bercahaya).

MASJID QUBA
Sebelum sampai di Madinah, Nabi dan Abu Bakar singgah di Quba, sebuah desa yang jaraknya 10 km dari Madinah. Nabi tinggal di sana selama beberapa hari, sambil menunggu kedatangan Ali bin Abi Talib dari Mekah. Di desa ini, Nabi membangun Masjid Quba. Inilah masjid pertama yang dibangun oleh Nabi Saw. sebagai pusat peribadatan. Peristiwa ini terjadi pada tahun ke-12 kenabian Muhammad.

PIAGAM MADINAH
 Di Madinah, Nabi memimpin penataan dan peletakan dasar- dasar kehidupan bagi kaum muslim dan penduduk Madinah dalam beberapa langkah. Pertama, mempererat tali ukhuwah Islamiah (persaudaraan Islam) antara kaum Muhajirin dan Ansar yang sudah masuk Islam. Kedua, membangun Masjid Nabawi, sebagai tempat untuk mewujudkan rasa persaudaraan itu. Ketiga, mengikat tali persaudaraan dengan komunitas lain yang tidak beragama Islam, yaitu kaum Yahudi, Nasrani, dan Majusi. Ikatan hubungan itu terwujud dalam perjanjian yang disebut dengan Misaq Madinah (Piagam Madinah). Dengan dasar-dasar itu, masyarakat Madinah bisa disebut sebagai sebuah negara, dengan Nabi Muhammad sebagai kepala negara.

IZIN PERANG
 Kendati Nabi dan pengikutnya sudah hijrah ke Madinah, orang Kuraisy terus mengganggu mereka. Sementara itu kaum Yahudi di Madinah iri melihat kondisi militer, politik, dan ekonomi kaum muslim semakin baik. Mereka lantas bersekongkol dengan kaum Kuraisy untuk melumpuhkan kaum muslim. Karena kaum muslim semakin terancam, Allah mengizinkan mereka untuk berperang (Q.22:39-41). Setelah mendapat izin Allah Swt., Nabi dan kaum muslim lalu memerangi orang Kuraisy dan Yahudi. Ada beberapa peperangan yang dipimpin Nabi, misalnya Perang Badr, Perang Uhud, Perang Khandaq (parit), dan Fath Makkah.

PERJANJIAN HUDAIBIYAH
 Pada tahun ke-6 hijrah, Nabi bermimpi memasuki kota Mekah dan bertawaf (mengelilingi Ka'bah). Mimpi itu disampaikan kepada para sahabat. Saat itu pula, Nabi mengumumkan kepada kaum muslim untuk menunaikan ibadah haji di Mekah. Namun kaum musyrik Kuraisy menghalang- halangi mereka. Kaum Kuraisy kemudian mengutus Suhayl bin Amr untuk bertemu dengan Nabi dan membuat perjanjian perdamaian. Nabi dan Suhayl menyepakati syarat- syarat perdamaian itu. Kalimat perjanjian ditulis oleh Ali bin Abi Talib, atas perintah Nabi. Perjanjian itu dikenal dengan nama Perjanjian Hudaibiyah.

ISI PERJANJIAN HUDAIBIYAH
 Kaum muslim dan kaum Kuraisy mengadakan gencatan senjata selama 10 tahun. Jika ada kaum Kuraisy yang menyeberang ke pihak Nabi tanpa seizin walinya, ia harus dikembalikan kepada mereka, tapi jika pengikut Muhammad menyeberang ke pihak musyrik Kuraisy, ia tidak akan dikembalikan kepada Muhammad. Kabilah-kabilah Arab bebas bersekutu dengan Muhammad ataupun dengan orang Kuraisy. Pada tahun tersebut (6H), Nabi dan rombongan harus kembali ke Madinah dan tidak boleh masuk ke Mekah. Mereka juga harus menunda ibadah haji hingga tahun berikutnya, dengan syarat tidak akan tinggal di Mekah lebih dari tiga hari dan tidak membawa senjata selain pedang di dalam sarungnya.

'UMRAH AL-QADA'
 Setahun setelah Perjanjian Hudaibiyah ditandatangani, Nabi dan kaum muslim dapat memasuki kota Mekah untuk beribadah haji di Ka'bah. Kaum musyrik Kuraisy membiarkan mereka tinggal di Mekah selama tiga hari. Kesempatan ini digunakan oleh Nabi dan kaum muslim untuk menunaikan umrah, yang disebut 'Umrah al-Qada', pengganti umrah yang tidak terlaksana pada tahun sebelumnya karena dilarang kaum musyrik Kuraisy.

PENYEBARAN ISLAM
 Perjanjian Hudaibiyah menciptakan suasana tenang dan aman. Enam bulan setelah perjanjian itu Nabi berdakwah kepada para penguasa di sekitar Arab, dengan cara mengirimkan surat, antara lain kepada penguasa Iran, Mesir, Abessinia, Persia dan Romawi (Bizantium). Surat Nabi seluruhnya berjumlah sekitar 105 buah. Namun, tidak semua teks surat itu disalin lengkap. Surat itu berisi seruan untuk masuk Islam. Setiap surat dicap dengan stempel dari perak yang diukir dengan tiga baris kata: Muhammad, Rasul, Allah.

FATH MAKKAH
 Suatu saat kaum Kuraisy melanggar Perjanjian Hudaibiyah dengan membantu sekutu mereka menyerang sekutu kaum muslim. Mengetahui hal itu, Nabi segera menyiapkan sepuluh ribu pasukan muslim untuk berangkat ke Mekah. Pasukan muslim memasuki kota Mekah tanpa perlawanan dari kaum Kuraisy. Peristiwa itu disebut Fath Makkah (pembebasan Mekah). Di Mekah, Nabi menghancurkan berhala-berhala di sekeliling Ka'bah. Setelah itu Nabi menyuruh Bilal menyerukan azan dari atas Ka'bah. Kemudian mereka mendirikan salat berjemaah dengan dipimpin oleh Rasulullah Saw.

HAJI WADA'
 Pada tahun ke-10 Hijrah, Nabi menunaikan ibadah haji. Beliau berangkat ke Mekah pada 28 Zulkaidah, setelah menunjuk Abu Dujanah sebagai wakilnya di Madinah. Pada 4 Zulhijah, Nabi tiba di Mekah, dan langsung masuk ke Masjidilharam melalui pintu Bani Syaibah, serta melakukan tawaf dan sai. Pada 8 Zulhijah, Nabi berangkat ke Mina dan tinggal di sana hingga terbit fajar. Pada pagi hari 9 Zulhijah, Nabi berangkat ke Arafah dengan diikuti oleh sekitar 100.000 jemaah. Pada ibadah haji wada' (wadak) ini turun firman Allah Swt. (Q.5:3) yang menandakan bahwa Allah Swt. telah menyempurnakan agama Islam kepada umat-Nya dan telah mencukupkan nikmat- Nya. Perjalanan haji ini kemudian disebut Haji wadak (haji perpisahan), karena beberapa bulan setelah ibadah haji itu Nabi wafat.

WAFAT
 Dua bulan setelah menunaikan ibadah Haji Wadak, Nabi menderita demam. Badannya mulai lemah. Meskipun demikian ia tetap memimpin salat berjemaah. Namun setelah merasa sangat lemah, ia menunjuk Abu Bakar menjadi penggantinya sebagai imam salat. Setelah beberapa hari sakit, Nabi dipanggil ke haribaan Allah Swt. pada tanggal 12 Rabiulawal 11 H atau 8 Juni 632 M. Nabi wafat dalam usia 63 tahun. Abu Bakar as-Siddiq kemudian ditunjuk oleh kaum Muhajirin dan Ansar sebagai Khalifah ar-Rasul (pengganti Rasul).

UMMUL MUKMININ
 Setelah Khadijah wafat, Muhammad menikah lagi sepuluh kali. Kesebelas istri Nabi disebut Ummul Mukminin (ibu orang- orang beriman). Nabi menikahi para wanita tersebut karena beberapa alasan, antara lain untuk melindunginya dari tekanan kaum musyrik, membebaskannya dari status tawanan perang, mengangkat derajatnya, dan menciptakan perdamaian dengan suku dari wanita yang dinikahi oleh Nabi.

NABI MUHAMMAD SAW.
 570 Lahir di Mekah pada tanggal 12 Rabiulawal Tahun Gajah atau tanggal 20 April
 595 Menikah dengan Khadijah binti Khuwailid
 610 Menerima wahyu pertama
 617 Tahun Duka Cita ('Am al-Huzn). Abi Talib dan Khadijah wafat
 619 Berdakwah ke Ta'if
 621 Isra Mikraj
 622 Hijrah ke Madinah
 624 Perang Badr
 625 Perang Uhud
 626 Perang Khandaq
 628 Perjanjian Hudaibiyah
 629 Menunaikan 'Umrah al-Qada'
 630 Pembebasan kota Mekah oleh kaum muslim
 631 Tahun Perutusan ('Am al-Bi'sah). Beberapa tokoh dan delegasi dari berbagai penjuru datang untuk menyatakan keislaman mereka
 632 Haji Wada'. Nabi Muhammad wafat pada tanggal 12 Rabiulawal 11 H atau tanggal 8 Juni.

MUKJIZAT
 Nabi Muhammad dikaruniai sekitar 50 mukjizat. Dari sekian banyak mukjizat itu, Al- Qur'an merupakan mukjizat Nabi yang paling besar pengaruhnya bagi Islam dan dijadikan pegangan hidup bagi setiap muslim. Tidak ada yang dapat menyamai isi Al- Qur'an hingga kini (Q.11:13). Mu'jizat-mu'jizat Nabi yang lain, misalnya: Nabi dapat mengetahui isi hati lawan, tubuhnya menebarkan bau harum, bumi patuh atas perintahnya, dan Nabi bisa mengeluarkan susu dari seekor kambing kurus.
As-Sabiqun al-Awwalun (Arab: السَّابِقُونَ الأَوَّلُونَ) adalah orang-orang terdahulu yang pertama kali masuk/memeluk Islam. Mereka adalah dari golongan kaum Muhajirin dan Anshar,[1] mereka semua sewaktu masuk Islamberada di kota Mekkah, sekitar tahun 610 Masehi pada abad ke-7.[2] Pada masa penyebaranIslam awal, para sahabat nabi di mana jumlahnya sangat sedikit dan golongan As-Sabiqun Al-Awwalun yang rata-ratanya adalah orang miskin dan lemah.


I. ETIMOLOGI

Akar kalimat as-Sabiqun dalam bahasa Arab berakar dari huruf S-B-Q (س-ب-ق Sin-Ba-Qaf), Sabaqa (سبقا) sebuah kata kerja yang artinya mendahulukan, pergi sebelum, lebih dahulu, melampaui, juga berarti “sudah” atau sebelum; aksi pendahulu, bergerak sebelumnya dan sebagainya, contoh:

“ Dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang…(An-Nazi’at, 79:4) ”

yang artinya melewati atau melampaui. Sabaqa: berpacu (kata kerja). Sabiq: bertindak.[3]

Kemudian kalimat al-Awwalun terdiri dari huruf A-W-L (ا-و-ل Alif-Wau-Lam), Awwal (اول) sebuah kata yang artinya pertama atau awal, kemudian kata ini diserap kedalam bahasa Indonesia, yang memiliki makna yang sama pula.

II. KERASULAN MUHAMMAD SAW

2.1 Awal kerasulan

Muhammad dilahirkan di tengah-tengah masyarakat terbelakang yang senang dengan kekerasan, pertempuran dan penyembahan berhala. Ia sering menyendiri ke Gua Hira’, sebuah gua bukit dekat Mekkah, yang kemudian dikenali sebagai Jabal An Nur karena bertentangan sikap dengan kebudayaan Arab pada zaman tersebut. Di sinilah ia sering berpikir dengan mendalam, memohon kepada Allah supaya memusnahkan kekafiran dan kebodohan.

Pada suatu malam, ketika Muhammad sedang bertafakur di Gua Hira’, Malaikat Jibril mendatanginya. Jibril membangkitkannya dan menyampaikan wahyu Allah di telinganya. Ia diminta membaca. Ia menjawab, “Saya tidak bisa membaca”. Jibril mengulangi tiga kali meminta agar Muhammad membaca, tetapi jawabannya tetap sama. Akhirnya, Jibril berkata:

“ Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang Maha Pemurah, yang mengajar manusia dengan perantaraan (menulis, membaca). Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (Al-Alaq 96: 1-5) ”

Ini merupakan wahyu pertama yang diterima oleh Muhammad. Ketika itu ia berusia 40 tahun. Wahyu turun kepadanya secara berangsur-angsur dalam jangka waktu 23 tahun. Wahyu tersebut telah diturunkan menurut urutan yang diberikan Muhammad, dan dikumpulkan dalam kitab bernama Al Mushaf yang juga dinamakan Al-Quran (bacaan).

2.2 Pendakwahan

2.2.1 Siriyyah (rahasia)

Selama tiga tahun pertama, Muhammad hanya menyebarkan agama terbatas kepada teman-teman dekat dan kerabatnya, pendapat ini dikemukakan oleh Ibnu ishaq dan Al-Waqidi. Kebanyakan dari mereka yang percaya dan meyakini ajaran Muhammadadalah para anggota keluarganya, tetapi tidak semua orang terdekatnya mau menerima dakwah ini. Sebagai contoh Abu Thalib yang tidak meyakini ajaran yang dibawa oleh Muhammad. Begitu pula dengan salah satu pamannya yang bernama Abu Lahab, bahkan menjadi penentang keras dakwah Muhammad.

Muhammad menjadi nabi dan berdakwah pada kisaran tahun 610 – 614 Masehi. Setelah adanya wahyu, surat Al-Muddatsir: 1-7, yang artinya:

“ Hai orang yang berkemul (berselimut), bangunlah, lalu berilah peringatan! dan Rabbmu agungkanlah, dan pakaianmu bersihkanlah, dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah, dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. Dan untuk (memenuhi perintah) Rabbmu, bersabarlah. (Al-Mudatsir 74: 1-7) ”

Dengan turunnya surat Al-Muddatsir ini, mulailah Rasulullah berdakwah. Mula-mula ia melakukannya secara sembunyi-sembunyi di lingkungan keluarga, sahabat, pengasuh dan budaknya. Orang pertama yang menyambut dakwahnya adalah Khadijah, istrinya. Dialah yang pertama kali masuk Islam. Menyusul setelah itu adalah Ali bin Abi Thalib, saudara sepupunya yang kala itu baru berumur 10 tahun, sehingga Ali menjadi lelaki pertama yang masuk Islam.

Kemudian Abu Bakar, sahabat karibnya sejak masa kanak-kanak. Baru kemudian diikuti oleh Zaid bin Haritsah, bekas budak yang telah menjadi anak angkatnya, dan Ummu Aiman, pengasuh Muhammad sejak ibunya masih hidup. Setelah mereka, lalu masuk yang lainnya. Abu Bakar sendiri kemudian berhasil mengislamkan beberapa orang teman dekatnya, seperti, Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf, Sa’ad bin Abi Waqqas, dan Thalhah bin Ubaidillah. Dari dakwah yang masih rahasia ini, belasan orang telah masuk Islam. Sedangkan menurut sejarah Islam, putri Abu Bakar yaitu Aisyah adalah orang ke 21 atau 22 yang masuk Islam.[4]

Syaikh Al-Albani mengatakan: “Lelaki dewasa dan merdeka yang pertama kali beriman adalah Abu Bakar, dari kalangan anak-anak adalah Ali bin Abi Thalib, dari kalangan budak Zaid bin Haritsah.[5]

2.2.2 Terbuka

Dakwah secara siriyyah ini dilakukan selama kurang lebih 3 tahun dan setelah orangIslam berjumlah 40 orang [6], maka turunlah ayat

“ Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat (Asy-Syu’ara, 26:214) ”

dan juga pada ayat,

“ Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya kami memelihara kamu daripada (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu). (Al-Hijr ayat 15:94-95) ”

Muhammad mulai terbuka menjalankan dakwah secara terang-terangan. Mula-mula ia mengundang kerabat karibnya bangsa Quraisy dalam sebuah jamuan. Pada kesempatan itu ia menyampaikan ajarannya.

Namun ternyata hanya sedikit yang menerimanya. Sebagian menolak dengan halus, sebagian menolak dengan kasar, salah satunya adalah Abu Lahab dan istrinya Ummu Jamil. Mereka sangat membenci ajaran yang dibawa oleh Muhammad.

Sebelum kelahiran Muhammad, orang-orang Arab Quraisy adalah para penyembah berhala. Mereka suka membunuh anak laki-Iaki dan menanam hidup-hidup anak perempuan. Mereka mudah membunuh sebagian yang lain hanya karena hal-hal yang sepele. Oleh karena itu ketika Muhammad mengajak mereka untuk menyembah Allah yang Esa, meninggalkan kepercayaan mereka, mereka marah besar. Mereka yang semula cinta kepadanya berubah menjadi kebencian dan kemarahan. Sedangkan mereka yang semula membenarkan Muhammad, telah berubah menjadi orang-orang yang mendustakannya.

2.2.3 Madrasah Pertama


Madrasah Rasulullah saw

Muhammad saw mulai merasa perlu mencari sebuah tempat bagi para pemeluk Islamdapat berkumpul bersama. Di tempat itu akan diajarkan kepada mereka tentang prinsip-prinsip Islam, membacakan ayat-ayat Al-Qur’an, menerangkan makna dan kandungannya, menjelaskan hukum-hukumnya dan mengajak mereka untuk melaksanakan dan mempraktikkannya. Pada akhirnya Muhammad memilih sebuah rumah di bukit Shafa milik Abu Abdillah al-Arqam bin Abi al-Arqam. Semua kegiatan itu dilakukan secara rahasia tanpa sepengetahuan siapa pun dari kalangan orang-orang kafir.

Rumah Abu Abdillah al-Arqam bin Abi al-Arqam ini merupakan Madrasah pertama sepanjang sejarah Islam,[7] tempat ilmu pengetahuan dan amal saleh diajarkan secara terpadu oleh sang guru pertama, yaitu Muhammad Rasulallah. Ia sendiri yang mengajar dan mengawasi proses pendidikan disana.

2.3 Daftar As-Sabiqun al-Awwalun

Ibnu Hisyam pernah menulis 40 nama as-sabiqun al-awwalun. Ia menulis Khadijah dalam nomor urut pertama, Asma’ di nomor urut 18, dan Aisyah di nomor urut 19. Umar bin Khattab berada jauh di bawah Aisyah.[8]

Yang termasuk As-Sabiqun Al-Awwalun adalah sebagai berikut:
01. Khadijah binti Khuwailid
02. Zaid bin Haritsah
03. Ali bin Abi Thalib
04. Abu Bakar Al-Shiddiq
05. Bilal bin Rabah
06. Ummu Aiman
07. Hamzah bin Abdul Muthalib
08. Abbas bin Abdul Muthalib
09. Abdullah bin Abdul-Asad
10. Ubay bin Kaab
11. Abdullah bin Rawahah
12. Abdullah bin Mas’ud
13. Mus’ab bin Umair
14. Mua’dz bin Jabal
15. Aisyah binti Abu Bakar Ash-shiddiq
16. Umar bin Khattab
17. Utsman bin Affan
18. Arwa’ binti Kuraiz
19. Zubair bin Awwam bin Khuwailid
20. Abdurrahman bin Auf
21. Sa’ad bin Abi Waqqas
22. Thalhah bin Ubaidillah
23. Abdullah bin Zubair
24. Miqdad bin Aswad
25. Utsman bin Mazh’un
26. Said bin Zayd bin Amru
27. Abu Ubaidah bin al-Jarrah
28. Waraqah bin Naufal
29. Abu Dzar Al-Ghiffari
30. Umar bin Anbasah
31. Sa’id bin Al-Ash
32. Abu Salamah bin Abdul Asad
33. Abu Abdillah al-Arqam bin Abi al-Arqam
34. Muawiyah bin Abu Sufyan
35. Yasir bin Amir
36. Ammar bin Yasir
37. Sumayyah binti Khayyat
38. Amir bin Abdullah
39. a’far bin Abi Thalib
40. Khabbab bin ‘Art
41. Ubaidah bin Harits
42. Ummu al-Fadl Lubaba
43. Shafiyyah
44. Asma’ binti Abu Bakr
45. Fatimah bin Khattab
46. Suhayb Ar-Rummi

Khadijah, Zaid bin Haritsah, Ali bin Abi Thalib, Abu Bakar Al-Shiddiq, Ummu Aiman, dan Bilal bin Rabah, merekalah orang yang pertama kalinya mengucap kalimat dua syahadat, lalu menyebar ke yang lainnya. Kesemuanya berasal dari kabilah Quraisy, kecuali Bilal bin Rabah.

Daftar di atas tersebut, tidaklah sesuai dengan kronologis urutan sejarah aslinya, dikarenakan penyebaran Islam ini awalnya secara rahasia, maka terlalu sulit untuk mencari siapa saja yang terlebih dahulu memeluk Islam, setelah lima besar pemeluk Islam.

2.4 Profesi

Pada awalnya golongan ini hanya terdiri dari kaum miskin dan lemah, kemudian setelah menempuh waktu semakin bertambah dan masuk beberapa orang dari lapisan golongan masyarakat, yang terdiri dari pemuka adat, pemimpin suku, panglima perang, ibu rumah tangga, anak-anak, majikan, saudagar, pengusaha, pedagang, petani, peternak binatang, pelayan rumah tangga, orang merdeka, budak.

Para budak banyak yang tertarik dengan prinsip yang diajarkan oleh Islam, yaitu tentang kesetaraan manusia di hadapan Allah, Rasulallah mempersaudarakan sebagian muslim dari golongan aristokrat Quraisy dengan sekelompok muslim lain yang dari golongan budak. Tidak ada perbedaan antara yang kaya dan miskin, kuat maupun lemah, merdeka maupun budak, Arab maupun non-Arab, semua setara. Menurut kaca mata Islam, Allah tidak pernah melihat umat-Nya berdasarkan profesi/ pangkat dan jabatan seseorang, yang Allah nilai hanya iman dan taqwa hamba-Nya.

2.5 Tugas

As-Sabiqun al-Awwalun yang Salaf, memiliki beberapa tugas penting yang harus diemban mereka. Tugas itu meliputi:

1. Bertauhid (mengesakan Allah),
2. Beriman kepada para malaikat, rasul, kitab-kitab Allah, takdir
3. Menegakkan salat,
4. Menunaikan zakat,
5. Melakukan keadilan,
6. Melakukan amal kebaikan,
7. Meninggalkan kekejian,
8. Meninggalkan kemungkaran,
9. Meninggalkan kezaliman,
10. meninggalkan penyembahan berhala,
11. Berhala harus dihancurkan,
12. Melarang kemusyrikan,
13. Darah tidak ditumpahkan,
14. Tidak ada jiwa yang harus dibunuh kecuali karena kebenaran,
15. Jalan-jalan tetap aman,
16.Tali silaturahmi terus dijalin,
17. Menjunjung tinggi kesetaraan/ kemerdekaan manusia,
18. Mencegah keburukan,
19. Mempertahanan bela agama,
20. Menyebarkan secara diam-diam agama yang dibawa oleh Muhammad.

III. SURGA BAGI AS-SABIQUN AL-AWWALUN

Menurut kepercayaan Islam, As-Sabiqun al-Awwalun akan mempunyai tempat tinggal yang mulia, Surga Jannatun Na’im.

“ Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar (At-Taubah ayat 9:100) ”

Diperkuat oleh dalam hadits mutawatir yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari tentang tiga masa yang mendapatkan kemulian dan keutamaan muslim dan lain-lainnya, dimana Muhammad bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِيْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ

“Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian generasi setelahnya, kemudian generasi setelahnya.” [9]

IV. KEDATANGAN ISLAM SECARA ASING DAN AKAN KEMBALI ASING

Menurut beberapa hadits yang shahih, agama Islam dikatakan pertama kali muncul dalam keadaan terasing, kemudian akan kembali menjadi asing sebagaimana semula ajaran Islam itu datang. Sementara itu orang disekelilingnya telah menjadi rusak secara aqidah dan mereka akan memusuhi ajaran Islam itu sendiri.
Pernyataan didasari beberapa hadits berikut dibawah ini:

Nabi Muhammad saw bersabda:

“Sesungguhnya Islam pertama kali muncul dalam keadaaan asing dan nanti akan kembali asing sebagaimana semula. Maka berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba’).” [10]

“Berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba’). (Mereka adalah) orang-orang shalih yang berada di tengah orang-orang yang berperangai buruk dan orang yang memusuhinya lebih banyak daripada yang mengikuti mereka.” [11]

“Berbahagialah orang-orang yang asing (alghuroba’). Yaitu mereka yang mengadakan perbaikan (ishlah) ketika manusia rusak.” [12]